Monday, August 20, 2007

Rinduku


Debar perasaan ini bergemuruh
Menatapmu tak berakhir

mengingatku pada mahligai
Merindu hiasan pelangi cintamu

Kau menarik, cantik, pintar dan menyenangkan
Embun yang meyiram gersang hati
Dengan indah kata tulusmu

Sejuk hati mendengar melodi cinta

Dalam lirik hembusan angin, hatiku dilanda amukan rindu
Kian lama kurasa getarnya
Darimu

Ramsis, 20 agustus 07

2 comments:

Anonymous said...

Slm. Swkt membaca perbait, aku seakan terbang bersm sebuah angan untuk menjadi sang penelusur bait-bait ini. Ia begitu menyentuh dinding2 qalbu insani.

by:
Buuts kubro5/9

Anonymous said...

Slm. Sewaktu membaca dari setiap bait, aku seakan terbang bersama angan untuk menjadi sang penelusur bait-bait ini. Ia begitu menyentuh dinding2 qolbu insani

Hanya saja saya punya saran, agar bait-bait ini tidak hanya menjadi manuskrif yang tak bisa disentuh, memberikan ia dinikmati orang lain akan menambah eksisnya biat-bait ini.

by:
Buuts kubro5/9